Tuesday, June 2, 2009

Mobil Digdaya 1.51 Buatan Siswa SMK

BANDUNG - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membubuhkan tanda tangan di Mobil "Esemka" buatan siswa Sekolah Menegah Kejuruan (SMK).

Pembubuhan tanda tangan tersebut, dilakukan saat mengunjungi stand-stand pameran pendidikan dalam acara puncak Perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2009 di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB Bandung, Selasa (26/5). Selain membubuhkan tanda tangan, Presiden SBY juga menuliskan pesan di mobil tersebut. "Karya yang membanggakan, saya harap dilanjutkan, SBY 26 Mei 2009," tulis pesan tersebut.

Mobil berbentuk pikap ekstra kabin berwarna hitam itu diberi nama Digdaya 1.51. Mobil tersebut dibuat selama 78 hari. Biaya produksinya menghabiskan dana sekitar Rp 173 juta. "Jika diproduksi masal, mungkin biaya produksinya bisa ditekan hingga Rp 80 juta per mobil," kata Bagus Gunawan, kepala SMK Singosari di pendapa Kabupaten Malang, kemarin. Mobil karya siswanya itu mempunyai spesifikasi mesin Esemka 1.51, menggunakan 4 silinder dengan 1.498 cc, 4 stroke dengan water cooled, DOHC-nya 16 value. Selain itu, menggunakan teknologi multi point fuel injection, power maksimalnya 80 HP atau 5.000 Rpm, torque maksimalnya 90 HP atau 4.500 Rpm, compression ratio-nya 9,3, bore x stroke-nya adalah 78,0 x 78,4.Siswa siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) tidak hanya mampu memperbaiki dan melakukan perawatan kendaraan roda dua maupun empat, tapi dengan bimbingan para pakar mobil di Indonesia mereka ternyata sudah mampu merakit prototype mobil jenis SUV (sport utility vehicle).